BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kegiatan evaluasi mempunyai peranan yang penting dalam pendidikan, begitu pula dalam proses pembelajaran karena dengan evaluasi dapat diketahui hasil dari kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan dan dari hasil tersebut dapat ditentukan tindak lanjut yang akan dilakukan.

Joesmani     (1998:19),     berpendapat    bahwa    evaluasi    adalah    proses menentukan sampai berapa jauh kemampuan yang dapat dicapai siswa dalam proses pembelajaran. Kemampuan yang diharapkan tersebut sebelumnya sudah ditetapkan secara operasional. Selanjutnya ditetapkan pula patokan pengukuran hingga dapat diperoleh penilaian (value judgment).

Penilaian merupakan dasar untuk memperoleh balikan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan sistem pembelajaran secara keseluruhan yang pelaksanaannya sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan, baik terhadap proses itu  sendiri  maupun  terhadap  hasil  yang  dicapai.  Penilaian  proses  itu dilakukan dengan jalan melakukan pengamatan terhadap kegiatan siswa dalam belajar dengan menggunakan panduan pengamatan. Sedangkan penilaian hasil dapat dilakukan dengan teknik-teknik tertentu, baik teknik tes maupun bukan tes.

Menurut Arikunto (2001:57). Tes dikatakan baik sebagai alat ukur apabila memenuhi  persyaratan tes,  yaitu memiliki:   1)validitas,    2)reliabilitas, 3)objektifitas, 4)praktisibilitas dan 5) ekonomis. Sebuah tes dikatan valid apabila tes itu dapat tepat mengukur apa yang hendak diukur. Tes dikatakan reliabel apabila memberikan hasil yang tepat apabila diteskan berkali-kali. Susunan tes dikatakan objektif apabila dalam melaksanakan tes itu tidak ada faktor subjektif yang  mempengaruhi.  Sebuah  tes  dikatakan  memiliki  praktisibilitas  tinggi apabila tes tersebut bersifat praktis yaitu mudah dilaksanakan, mudah pemeriksaannya dan dilengkapi petunjuk-petunjuk yang jelas. Sedangkan persyaratan  ekonomis   artinya bahwa   pelaksanaan  tes  tersebut  tidak membutuhkan biaya yang mahal, tenaga yang banyak dan waktu yang lama.

Sekarang dengan berlakunya kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) guru diberi keleluasaan dalam melakukan penilaian mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan, terutama dalam menyusun soal tes. Baik tidaknya soal tes sangat ditentukan oleh kemampuan guru dalam menyusun soal.

Agar evaluasi yang dilakukan melalui penilaian dengan menggunakan tes sesuai dengan yang diharapkan maka diperlukan adanya peninjauan kembali terhadap pelaksanaan evaluasi tersebut. Maka peneliti bermaksud mengambil judul: “ANALISIS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER BIDANG STUDI ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) KELAS VIII SEMESTER GASAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I SUKOREJO KABUPATEN KENDAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007”.

B. Permasalahan

Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu:

  1. Apakah butir soal Ulangan Akhir Semester  bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas VIII semester gasal Sekolah Menengah Pertama Negeri I Sukorejo Kabupaten Kendal tahun pelajaran 2006/2007 kualitasnya baik jika ditinjau berdasarkan analisis teoritik yang melingkupi isi dan kaidah penulisan soal?
  2. Apakah butir soal Ulangan Akhir Semester  bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas VIII semester gasal Sekolah Menengah Pertama Negeri I Sukorejo Kabupaten Kendal tahun pelajaran 2006/2007 kualitasnya baik jika ditinjau berdasarkan analisis empirik yang melingkupi daya pembeda, tingkat kesukaran, reliabilitas, validitas dan distraktor/pengecoh?

Skripsi Daftar Pustaka

Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp300ribu Rp200ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk softcopy (Msword) langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.

Cara pesan: Ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509

 
atau bisa telepon langsung.

Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!

Related Articles: