Skripsi MIPA on 21 Jun 2009 05:52 am
ANALISIS XRD FILM TIPIS AlxGa1-xN DI ATAS SILIKON (111) YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE DC MAGNETRON SPUTTERING
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Teknologi semikonduktor mengalami perkembangan yang pesat, mulai dari penemuan bahan, teknik pembuatan maupun aplikasinya di bidang elektronika dan optoelektronik. Penemuan bahan semikonduktor yang paling sederhana dimulai dengan ditemukannya silikon, germanium sampai dengan ditemukannya bahan semikonduktor paduan.
Film tipis adalah suatu film yang sangat tipis dari bahan organik ataupun inorganik, metal maupun campuran metal organik yang memiliki sifat-sifat konduktor, semikonduktor maupun isolator (Sudjatmoko, 2003:3). Film tipis yang dibuat dengan teknik penumbuhan atom atau partikel pada permukaan substrat dengan ketebalan sampai orde mikrometer semakin banyak diteliti dan dimanfaatkan. Sifat umum film tipis dari suatu bahan berbeda dengan bahan padatan, karena proses preparasi (misalnya: evaporasi, sputtering), geometri (ukuran panjang, tebal dan lebar) komposisi dan strukturnya (Atmono, 2003:2). Sifat-sifat film tipis yang ditumbuhkan dapat dimodifikasi sesuai dengan tujuan penerapannya.
Material golongan III-nitrida seperti AlN (6,2 eV ) , GaN (3,4 eV ) dan InN (1,95 eV ) merupakan trio semikonduktor yang unik karena material tersebut mempunyai celah pita energi langsung (direct bandgap). Apabila di antara mereka membentuk semikonduktor paduan seperti ternary, Al x Ga1? x N , Inx Ga1? x N dan quartenary InGaAlN maka celah energinya dapat diatur mulai 1,95 eV sampai 6,2 eV . Al x Ga1? x N merupakan material paduan penting dalam piranti nitrida, khususnya sebagai lapisan penghalang (barrier) dalam struktur hetero dan sumur kuantum dengan lapisan aktif GaN atau Inx Ga1? x N .
Pada saat ini telah dikembangkan transistor efek medan berbasiskan struktur hetero Al x Ga1? x N / GaN (HFET ) yang sering juga disebut sebagai high electron mobility transistor (HEMT ). Selain itu Al x Ga1? x N juga dapat diaplikasikan dalam bidang optoelektronik seperti LED (Light Emitting Diode), LD (Laser Diode) (Dridi et al, 2002) dan detektor UV (L.S.Yu et all, 1999). Aplikasi lain dari film tipis Al x Ga1? x N / Si (111) yakni pada sensor ultaviolet solar blind.
Prinsip kerja dari sensor ultraviolet ialah mengubah radiasi elektromagnetik (sinar) kedalam bentuk sinyal listrik (arus maupun tegangan). Film tipis Al x Ga1? x N dengan nilai efisiensi yang tinggi seperti dalam photodetector UV dapat digunakan dalam aplikasi dalam bidang militer maupun sipil, misalnya pada alat pengamat ozon/ tingkat polusi, UV astronomi, sensor pada pemadam kebakaran, dan lain-lain. Al x Ga1? x N merupakan material paduan penting dalam piranti nitrida, khususnya sebagai lapisan penghalang (barrier) dalam struktur-hetero dan sumur kuantum dengan lapisan aktif GaN atau Inx Ga1? x N . HFET berbasiskan struktur-hetero AlGaAs / GaAs atau InAlAs / InGaAs telah dikembangkan sebelumnya. Struktur-hetero Al x Ga1? x N / GaN mempunyai conduction band-offset lebih tinggi sehingga dapat menampung rapat muatan 2DEG (two dimension electron gas) dalam jumlah yang lebih tinggi. Struktur-hetero Al x Ga1? x N / GaN juga menghasilkan efek piezoelektrik yang tinggi karena adanya ketidak-sesuaian konstanta kisi antara lapisan Al x Ga1? x N dan lapisan GaN .
Material III-nitrida mempunyai konstanta dielektrik yang tinggi sepanjang arah bidang (0001) sehingga ketika ditumbuhkan di atas lapisan GaN yang tebal maka strain yang terjadi akan menimbulkan adanya medan piezoelektrik induksi dalam struktur-hetero Al x Ga1? x N / GaN . Sebagai hasilnya terdapat rapat muatan (2DEG) yang tinggi pada daerah antarmuka struktur-hetero tanpa melakukan doping. Peningkatan rapat muatan (2DEG) juga dikarenakan adanya medan polarisasi spontan (polarisasi pada saat strain nol) dalam struktur-hetero Al x Ga1? x N / GaN (Hsu & Walukieiwicz, 2001). Rapat muatan 2DEG dan mobilitas yang tinggi dalam struktur-hetero ini penting untuk meningkatkan kerja dari HFET untuk aplikasi devais elektronik yang bekerja pada daya dan temperatur tinggi seperti pada microwave.
Penumbuhan lapisan tipis Al x Ga1? x N telah banyak dilakukan dengan beberapa metode seperti MOCVD (Metal Organic Vapour Deposition) (Shan et al, 1999), MBE (Molecular Beam Epitaxy) (Kim et al, 2001), LP-MVPE (Low Pressure Metalorganic Vapour Phase Epitaxy) (Harmer et al, 2003). Target Al x Ga1? x N dengan fraksi molar Al (x) tertentu diharapkan dapat menghasilkan film tipis Al x Ga1? x N dengan (x) yang sesuai pada metode dc magnetron sputtering. Kebergantungan besarnya energi bandgap terhadap fraksi mol Al ( x) pada penumbuhan film tipis Al x Ga1? x N menunjukkan adanya deviasi melengkung menurun (downward bowing) dari sifat linier yang dapat dinyatakan dengan parameter bowing.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dc magnetron sputtering. Substrat Si (111) merupakan substrat alternatif, selain simetri kristalnya serupa dengan GaN juga harganya jauh lebih murah dibandingkan substrat SiC maupun sapphire. Resdianto (2006) melaporkan film tipis Al x Ga1? x N telah berhasil ditumbuhkan di atas substrat Si (111) dengan metode dc magnetron sputtering di laboratorium Fisika Material FMIPA Unnes. Metode sputtering merupakan salah satu metode penumbuhan film tipis yang sederhana dengan biaya operasional lebih murah dibanding MBE dan MOCVD.
XRD dapat digunakan untuk mengetahui kualitas kristal suatu bahan, mengetahui jenis-jenis unsur dan senyawa yang terkandung dalam material walaupun secara kualitatif (Purwaningsih, 2003). Informasi langsung yang diperoleh dari uji struktur kristal dengan menggunakan XRD adalah spektrum sudut hamburan (2? ) yang digambarkan sepanjang sumbu datar dan intensitas (I) sebagai sumbu vertikal. Dari informasi sudut hamburan dapat ditentukan jarak antar bidang dhkl, yang selanjutnya digunakan untuk menghitung parameter kisi. Sedangkan dari informasi intensitas dapat diketahui posisi atom-atom penyusunnya (Sujitno, 2003).
1.2. Permasalahan
Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah bagaimana cara menentukan strain melalui analisis XRD dan mengkaji besarnya parameter bowing (b) pada film tipis Al x Ga1? x N .
![]() |
|
Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp300ribu Rp200ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk softcopy (Msword) langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.
Cara pesan: Ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509
atau bisa telepon langsung.
Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
