<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bankskripsi.com</title>
	<atom:link href="http://bankskripsi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bankskripsi.com</link>
	<description>Layanan referensi jurnal skripsi tesis  Telp/SMS: 0817 273 509 / 0274-9500009</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 21:31:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD NEGERI BULAKPACING 02 KECAMATAN DUKUHWARU KABUPATEN TEGAL DALAM MATERI PECAHAN MELALUI BANTUAN ALAT PERAGA BENDA KONKRET</title>
		<link>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm</link>
		<comments>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 10:04:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Skripsi MIPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bankskripsi.com/?p=1048</guid>
		<description><![CDATA[BAB I
PENDAHULUAN
A.   ALASAN PEMILIHAN JUDUL
Keberhasilan proses pembelajaran merupakan hal utama yang didambakan dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah. Pada era globalisasi ini penerapan ilmu pengetahuan dan tekhnologi harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Matematika sebagai salah satu ilmu dasar dewasa ini telah berkembang amat pesat, baik materi maupun kegunaannya. Namun sayang, sampai saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>BAB I</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>A.   ALASAN PEMILIHAN JUDUL</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Keberhasilan proses pembelajaran merupakan hal utama yang didambakan dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah. Pada era globalisasi ini penerapan ilmu pengetahuan dan tekhnologi harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Matematika sebagai salah satu ilmu dasar dewasa ini telah berkembang amat pesat, baik materi maupun kegunaannya. Namun sayang, sampai saat sekarang matematika masih dipandang sebagai pelajaran yang membosankan dan tidak menarik.</p>
<p style="text-align: justify;">Komponen utama dalam proses pembelajaran adalah guru dan siswa. Ditinjau dari komponen guru, agar proses pembelajaran berhasil, guru harus dapat membimbing siswa sedemikian rupa sehingga mereka dapat mengembangkan pengetahuannya sesuai dengan struktur pengetahuan mata pelajaran yang dipelajarinya. Untuk mencapai keberhasilan tersebut harus memahami sepenuhnya materi yang diajarkan, guru juga dituntut mengetahui secara tepat dimana “posisi” pengetahuan siswa pada awal (sebelum) mengikuti pelajaran materi tertentu. Selanjutnya berdasar metode yang dipilihnya, guru diharapkan dapat membantu siswa dalam mengembangkan pengetahuannya secara efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditinjau dari komponen siswa, keberhasilan belajar sangat ditentukan oleh konsep-konsep yang relevan yang telah dimiliki siswa pada awal (sebelum) mempelajari materi tertentu. Konsep-konsep baru akan sulit dipahami, bila konsep-konsep yang relevan belum dimiliki siswa. Kegagalan 2 siswa di kelas sering diakibatkan oleh ketidaksiplinan siswa mengenai konsep-konsep yang relevan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai sekarang masih banyak terdengar keluhan bahwa mata pelajaran matematika membosankan, tidak menarik. Hal ini disebabkan pelajaran matematika dirasakan sukar, gersang dan tampaknya tidak ada kaitannya dalam kehidupan sehari-hari, kenyataan ini adalah persepsi yang negatif terhadap matematika, persepsi ini ada dalam setiap jenjang pendidikan. Banyak hal yang dapat dikaji untuk mengungkap masalah tersebut, mungkin bersumber dari porsi materinya yang tidak sesuai, strategi pembelajarannya kurang tepat dan cara penyajian aturan-aturan yang tidak jelas asal-usulnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengatasi persepsi yang negatif tersebut, guru mempunyai peranan yang sangat penting, maka dalam kegiatan belajar mengajar guru hendaknya mampu memilih dan menggunakan strategi yang melibatkan siswa aktif dalam belajar, baik secara mental, fisik, maupun sosial. Bagaimana agar siswa itu belajar aktif? Agar siswa belajar aktif, hendaknya pengajaran matematika itu: menarik minat siswa, derajat kesukarannya dapat diikuti siswa, siswa mendapat kesempatan, sarana dan prasarananya menunjang kelancaran dalam pembelajaran, penggunaan teknik/metode yang tepat, guru harus mampu mengadakan penilaian diri, pengetahuan guru luas, memakai cara evaluasi yang bervariasi, dan guru memiliki kompetensi yang utuh serta mampu menerapkan dalam pembelajaran matematika.</p>
<p style="text-align: justify;">Disamping hal tersebut di atas, pembelajaran matematika hendaknya disesuaikan dengan kekhasan konsep/pokok bahasan/sub pokok bahasan dan perkembangan berpikir siswa. Dengan demikian diharapkan akan terdapat keserasian dalam pembelajaran yang menekankan keterampilan menyelesaikan dan pemecahan masalah. Karena matematika merupakan ide-ide abstrak yang berisi simbol- simbol, maka konsep-konsep matematika harus dipahami terlebih dahulu, sebelum memanipulasi simbol-simbol itu. Seseorang akan lebih mudah mempelajari sesuatu bila belajar itu didasari pada apa yang telah diketahuinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu untuk mempelajari suatu materi matematika yang baru, pengalaman belajar yang lalu dari seseorang itu akan mempengaruhi terjadinya proses belajar materi matematika tersebut. Dalam hal ini penulis mengangkat materi pecahan untuk dijadikan bahan penelitian karena selama penulis mengajar di kelas III SD Bulakpacing 02 dapat ditarik kesimpulan bahwa materi pecahan kurang diminati siswa. Hal ini tercermin dari kurang antusiasnya siswa dalam mengikuti pelajaran khususnya pada materi pecahan serta kurang adanya respon positif dan siswa yang dapat mengerjakan soal tes formatif dengan betul kurang dari 65% dengan ketuntasan kurang dari 60%.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencapai keberhasilan dalam proses pembelajaran matematika di Pendidikan Dasar sangat diperlukan suatu media pengajaran matematika atau alat peraga, terutama dalam proses menuju kepemahaman siswa terhadap objek abstrak, sehingga dalam penelitian ini penulis merasa perlu menggunakan benda-benda konkret untuk membantu memberikan 4 pemahaman terhadap siswa dalam menghayati ide-ide matematika yang abstrak. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis ingin mencetuskan suatu ide atau gagasan sebagai langkah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika, khususnya pada materi pecahan, yaitu dengan mendekatkan siswa pada kegiatan-kegiatan yang terjadi dan dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari dengan memanfaatkan benda-benda konkret yang terdapat di sekitarnya untuk membantu proses pembelajaran. Semoga dapat memenuhi sasarannya, terutama dalam membantu siswa untuk menyenangi pelajaran matematika.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>B.   PERMASALAHAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Rumusan masalah pada penelitian ini adalah <strong>Bagaimanakah cara meningkatkan hasil belajar siswa kelas III semester I SD Bulakpacing 02 Dukuhwaru tahun pelajaran 2005/2006 dalam materi pecahan melalui bantuan alat peraga benda konkret?</strong></p>
<h4>Keyword yang masuk untuk tulisan ini:</h4><ul><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="alat peraga matematika untuk mengajar pokok bahasan Pecahan kelas V SD">alat peraga matematika untuk mengajar pokok bahasan Pecahan kelas V SD</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="peningkatan hasil belajar kelas 3 sd">peningkatan hasil belajar kelas 3 sd</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="persepsi siswa terhadap pelajaran ekonomi">persepsi siswa terhadap pelajaran ekonomi</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="upaya guru">upaya guru</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="upaya guru meningkatkan minat belajar siswa pendahuluan">upaya guru meningkatkan minat belajar siswa pendahuluan</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="upaya guru untuk meningkatkan keserasian dalam pendidikan">upaya guru untuk meningkatkan keserasian dalam pendidikan</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Evaluasi">Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Evaluasi</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada pecahan dengan metode pemecahan masalah di kelas IV">upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada pecahan dengan metode pemecahan masalah di kelas IV</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="upaya meningkatkan keberhasilan pelajaran matematika sekolah dasar">upaya meningkatkan keberhasilan pelajaran matematika sekolah dasar</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm" title="upaya perkenbangan dalam proses belajar siswa SD">upaya perkenbangan dalam proses belajar siswa SD</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.345 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-kelas-iii-sd-negeri-bulakpacing-02-kecamatan-dukuhwaru-kabupaten-tegal-dalam-materi-pecahan-melalui-bantuan-alat-peraga-benda-konkret.pdf.doc.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>USAHA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL KELIPATAN DAN KELIPATAN PERSEKUTUAN SUATU BILANGAN MELALUI TURUS PERSEKUTUAN BAGI SISWA KELAS IV SD RAMBEANAK I KECAMATAN MUNGKID KABUPATEN MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2004/2005</title>
		<link>http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm</link>
		<comments>http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 09:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Skripsi MIPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bankskripsi.com/?p=1046</guid>
		<description><![CDATA[BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan bidang yang sangat penting terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Dengan diberlakukannya wajib belajar sembilan tahun yang terdiri 6 tahun di SD dan 3 tahun di SMP atau pendidikan yang sederajat, menjadikan pelajaran matematika mendapat sorotan atau perhatian yang sangat besar.
Matematika Sekolah Dasar merupakan konsep dasar dalam mempelajari konsep-konsep [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>BA</strong><strong>B I</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>P</strong><strong>EN</strong><strong>D</strong><strong>A</strong><strong>HULUAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>A</strong><strong>. Latar Belakang Masalah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pendidikan merupakan bidang yang sangat penting terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Dengan diberlakukannya wajib belajar sembilan tahun yang terdiri 6 tahun di SD dan 3 tahun di SMP atau pendidikan yang sederajat, menjadikan pelajaran matematika mendapat sorotan atau perhatian yang sangat besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Matematika Sekolah Dasar merupakan konsep dasar dalam mempelajari konsep-konsep di jenjang sekolah menengah. Menurut Herman Hudoyo (1990, h.4) secara singkat dapat dikatakan bahwa ”matematika berkenaan dengan ide-ide, konsep-konsep abstrak yang tersusun secara hierarkis dan penalarannya deduktif”. Matematika disebut ilmu deduktif, karena kita ketahui bahwa baik isi maupun metode pencarian kebenaran dalam matematika berbeda dengan ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan umumnya. Metode pencarian kebenaran yang dipakai matematika adalah metode deduktif, namun dalam matematika mencari kebenaran bisa dimulai dengan cara induktif, tetapi semua keadaan harus dibuktikan secara deduktif. Menurut GBPP SD 2004 kelas IV semester II mata pelajaran matematika dengan pokok bahasan Kelipatan dan Kelipatan Persekutuan memerlukan keterampilan khusus dari siswa, untuk itu diperlukan suatu alat bantu yang disebut sebagai media pembelajaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Kurangnya nilai matematika dari sebagian besar siswa disebabkan karena siswa kurang menguasai materi. Hal ini dapat dilihat pada saat siswa mengerjakan soal ulangan atau tes, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal tersebut. Berdasarkan hal tersebut di atas maka penulis bermaksud untuk mengadakan penelitian mengenai masalah KPK dengan menggunakan alat peraga turus persekutuan. Penggunaan alat peraga sebagai media pembelajaran sangat membantu proses komunikasi antara guru dan siswa, karena dapat menghindari atau mengurangi kemungkinan terjadinya salah komunikasi dalam penyampaian materi. Mengingat pentingnya manfaat media pengajaran maka seorang guru harus berusaha mengembangkan keterampilan untuk membuat sendiri alat bantu pengajaran karena media pengajaran harus disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Sehingga dalam kegiatan belajar mengajar dapat efektif dan mencapai sasaran. Dengan seringnya berlatih menggunakan alat peraga diharapkan keterampilan siswa meningkat sehingga hasil belajar meningkat. Permasalahan di atas menjadikan peneliti mengemukakan alasan pemilihan judul sebagai berikut.</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Penelitian tindakan kelas berkaitan langsung dengan mata pelajaran matematika. Karena peneliti mengajar di SD Rambeanak I Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang maka dengan cepat dapat mengetahui hambatan dan keberhasilan siswa dalam belajar. Sepandai-pandainya guru dalam menyampaikan pelajaran matematika namun jika tidak diimbangi dengan kesiapan siswa dalam menerima pelajaran tersebut, maka tidak mungkin membuahkan hasil yang baik. Kesiapan yang dimaksud adalah kesiapan dalam menerima, memahami, dan mencerna informasi yang disampaikan oleh guru sebagai perubahan tingkah laku. Tinggi rendahnya daya tangkap siswa sangat mempengaruhi keberhasilan pembelajaran.</li>
<li style="text-align: justify;">Minat belajar siswa kurang. Agar ada minat siswa dalam belajar, alangkah baiknya bila dalam mengajarkan matematika digunakan alat peraga atau model dan pengajarannya beraneka ragam serta sesuai dengan konsep yang akan ditanamkan. Salah satunya adalah dengan bermain mengingat dunia anak dunia bermain. Sekolah Dasar Rambeanak I berada di pedesaan. Latar belakang orang tua siswa yang berpendidikan rendah, mayoritas bermata pencaharian buruh tani. Hal ini menyebabkan perhatian orang tua terhadap pendidikan putra-putrinya sangat kurang. Akibatnya minat belajar siswa sangat rendah.</li>
<li style="text-align: justify;">Keterampilan menyelesaikan soal rendah. Setiap Sekolah Dasar terdapat beberapa anak yang mengalami kesulitan belajar yang berarti keterampilan anak dalam menyelesaikan soal rendah dan kurang. Bila dibanding dengan pelajaran lain nilai rata-rata mata pelajaran matematika menduduki urutan bawah. Hal ini membuktikan betapa rendahnya keterampilan menyelesaikan soal matematika bagi siswa kelas IV SD Rambeanak I Kecamatan Mungkid. Ini disebabkan oleh kurangnya minat belajar siswa terhadap pelajaran matematika. Di lain pihak, matematika sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Menyadari besarnya fungsi dan tujuan matematika dalam standar kompetensi Depdiknas (2003:1) bahwa fungsi dan tujuan matematika adalah mengembangkan kemampuan menghitung, mengukur, menurunkan dan menggunkan rumus matematika yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengukuran dan geometri, aljabar, dan trigonometri. Matematika juga berfungsi untuk mengembangkan kemampuan mengkomunikasikan gagasan dengan bahasa melalui model matematika yang dapat berupa kalimat dan persamaan matematika, diagram, grafik dan tabel.</li>
<li style="text-align: justify;"> Lokasi penelitian. Lokasi penelitian adalah di Sekolah Dasar Negeri Rambeanak I Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Adapun peneliti memilih lokasi di sekolah ini karena peneliti bertugas sebagai guru kelas IV di SD Negeri Rambeanak I Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Kemungkinan hambatan dan kesulitan yang dihadapi siswa dapat terdeteksi secara jelas sehingga penelitian akan berjalan dengan lancar. Di samping itu kegiatan penelitian tindakan kelas belum pernah dilaksanakan di sekolah tempat peneliti mengajar.</li>
<li style="text-align: justify;"> Penggunaan alat peraga lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan menyelesaikan soal. Pada hakekatnya belajar dan mengajar merupakan proses komunikasi antara guru dan siswa. Sebagai komunikasi pembelajaran siswa menjadi komunikator terhadap siswa lain dan guru sebagai fasilitator. Maka akan terjadi proses interaksi dengan kader pembelajaran yang tinggi. Proses komunikasi tidak selalu dapat berjalan dengan lancar tanpa diimbangi dengan penggunaan alat peraga. Komunikasi dapat dijadikan sebagai alat kontrol komunikator untuk melakukan perbaikan. Untuk menghindari atau mengurangi kemungkinan kemungkinan yang terjadi salah komunikasi maka diperlukan alat bantu (sarana) yang dapat membantu meningkatkan keterampilan menyelesaikan soal matematika.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Menurut Anderson (Isti Hidayah, Sugiyarto 2003:5). Alat peraga sebagai media atau perlengkapan yang digunakan untuk membantu guru mengajar. Menurut Darhim (Isti Hidayah, Sugiyarto 2003:5) alat peraga yang penggunaanya diintegrasikan dengan tujuan dan isi pengajaran yang telah tertuang dalam Garis-Garis Besar Program Pengajaran (GBPP) dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Tim PKG (Isti Hidayah, Sugiyarto 2003:5) alat peraga merupakan benda konkret sebagai model dan ide-ide matematika dan untuk penerapannya. Untuk meningkatkan prestasi belajar matematika lebih efektif bila menggunakan alat peraga maka strategi pendayagunaannya harus memperhatikan kesesuaian alat peraga dengan tujuan pembelajaran, materi Kelipatan dan Kelipatan Persekutuan, strategi (metode), kondisi (ruang kelas), dan kebutuhan siswa. Oleh karena itu peneliti ingin meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penggunaan alat bantu turus persekutuan terutama pada pengerjaan hitung Kelipatan dan Kelipatan Persekutuan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>B</strong><strong>. Permasalahan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan dalam penelitian tindakan kelas ini sebagai berikut.</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Apakah keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal kelipatan dan kelipatan persekutuan dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan alat peraga turus persekutuan bagi siswa kelas IV SD Rambeanak I tahun pelajaran 2004/2005?</li>
<li style="text-align: justify;">Apakah melalui pemanfaatan alat peraga turus persekutuan dapat menciptakan pembelajaran matematika yang aktif dan kreatif?</li>
</ol>
<h4>Keyword yang masuk untuk tulisan ini:</h4><ul><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="alat bantu pembelajaran KPK DI SD KELAS IV">alat bantu pembelajaran KPK DI SD KELAS IV</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="mengapa tingkat pengetahuan dan ketrampilan yang rendah merupakan permasalahan umum yang dihadapi negara berkembang">mengapa tingkat pengetahuan dan ketrampilan yang rendah merupakan permasalahan umum yang dihadapi negara berkembang</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="pelajaran kesenian dapat meningkatkan keterampilan berprestasi anak di SD">pelajaran kesenian dapat meningkatkan keterampilan berprestasi anak di SD</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="penggunaan alat peraga turus">penggunaan alat peraga turus</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="proposal skripsi ptk masalah bangun ruang untuk smp">proposal skripsi ptk masalah bangun ruang untuk smp</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="proses komunikasi siswa">proses komunikasi siswa</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="ptk dan aplikasinya sebagai upaya meningkatkan kualitas guru">ptk dan aplikasinya sebagai upaya meningkatkan kualitas guru</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="ptk matematika bilangan cacah alat peraga">ptk matematika bilangan cacah alat peraga</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="ptk sd tentang kpk">ptk sd tentang kpk</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm" title="ptk-penerapan metode pembelajaran dalam meningkatkan pembelajaran matematika anak didik di smp">ptk-penerapan metode pembelajaran dalam meningkatkan pembelajaran matematika anak didik di smp</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.265 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bankskripsi.com/usaha-meningkatkan-keterampilan-siswa-dalam-menyelesaikan-soal-kelipatan-dan-kelipatan-persekutuan-suatu-bilangan-melalui-turus-persekutuan-bagi-siswa-kelas-iv-sd-rambeanak-i-kecamatan-mungkid-kabupat.pdf.doc.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII F SMP I JATI KUDUS DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL CERITA PERSAMAAN LINIER SATU VARIABEL MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW II TAHUN PEMBELAJARAN 2006/2007</title>
		<link>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm</link>
		<comments>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 09:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Skripsi MIPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bankskripsi.com/?p=1044</guid>
		<description><![CDATA[BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Masalah
Sampai sekarang dunia pendidikan matematika khususnya pada tingkat pendidikan dasar masih memiliki berbagai masalah. Dua masalah diantaranya sebagai  berikut.  Pertama,     sampai  sekarang  pelajaran  matematika  disekolah masih  dianggap  merupakan  pelajaran  yang  menakutkan  bagi  banyak  siswa, antara lain karena bagi banyak siswa pelajaran matematika terasa sukar dan tidak menarik. Kedua,  sekalipun dalam banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>BAB I</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>A</strong><strong>.  Latar Belakang Masalah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sampai sekarang dunia pendidikan matematika khususnya pada tingkat pendidikan dasar masih memiliki berbagai masalah. Dua masalah diantaranya sebagai  berikut.  Pertama,     sampai  sekarang  pelajaran  matematika  disekolah masih  dianggap  merupakan  pelajaran  yang  menakutkan  bagi  banyak  siswa, antara lain karena bagi banyak siswa pelajaran matematika terasa sukar dan tidak menarik. Kedua,  sekalipun dalam banyak kesempatan sering dikatakan bahwa matematika merupakan ilmu yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, termasuk bagi kehidupan sehari-hari,  banyak orang belum merasakan manfaat matematika dalam kehidupan sehari-harinya. Diluar beberapa cabang matematika tentu memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis seperti berhitung dan statistik.</p>
<p style="text-align: justify;">Adanya dua masalah tersebut, banyak siswa menjadi kurang termotivasi dalam mempelajari matematika, selain itu dengan adanya dua masalah tersebut juga menyebabkan pendidikan matematika di sekolah kurang memberikan sumbangan yang berarti bagi pendidikan anak secara keseluruhan, baik pengembangan kemampuan berpikir, bagi pembentukan sikap maupun pengembangan kepribadian secara keseluruhan. Dalam bidang pembentukan sikap, pendidikan matematika sangat berguna bagi umat manusia khususnya pada diri siswa. Dalam bidang pengembangan kepribadian, pendidikan matematika di sekolah belum mampu mengambil peran mengenai apa yang paling baik bagi dirinya, demokratis, bersifat jujur dan berani bertanggung jawab terhadap segala hal yang telah dilakukan atau diucapkan, sehingga banyak siswa menempuh pelajaran matematika melulu karena diharuskan oleh sistem yang ada sesuai dengan kurikulum.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan situasi seperti itu pendidikan Matematika di sekolah dan pendidikan formal pada umumnya, cenderung menghasilkan lulusan yang mempunyai banyak pengetahuan, tetapi miskin dalam kemampuan berpikir dan miskin dalam hal kepribadian, termasuk berjiwa penakut, kurang berani mengam bil keputusan dan kurang berani bertanggungjawab atas perbuatan yang telah dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembelajaran matematika di sekolah bertujuan untuk mengacu kepada fungsi matematika serta kepada tujuan pendidikan nasional yang telah dirumuskan dalam Garis-garis Besar Halauan Negara (GBHN). Diungkapkan dalam Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP), bahwa tujuan utama diberikannya matematika pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, untuk mempersiapkan siswa agar sanggup menghadapi perubahan keadaan didalam kehidupan dunia yang selalu berkembang, melalui latihan bertindak atas dasar pemikiran secara logis, rasional, kritis, cermat, jujur, efektif dan efisien mempersiapkan siswa agar dapat menggunakan matematika dan pola pikir matematika dalam kehidupan sehari-hari dan dalam mempelajari berbagai ilmu – pengetahuan, kondisi yang di harapkan agar prestasi belajar siswa meningkat, guru harus dapat menciptakan suasana yang dapat merangsang siswa, agar aktif dan senang mengikuti proses belajar mengajar. Guru harus memiliki kemampuan untuk memiliki model pembelajaran yang tepat dalam proses belajar mengajar. Model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa belajar sesuai dengan materi yang diajarkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan data dan pengalaman mengajar di SMP 1 Jati Kudus selama lima tahun menunjukkan, sebagian besar siswa kalas VII mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal cerita persamaan linier satu variabel. Kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita yang memuat persamaan linier satu variabel disebabkan karena siswa kurang mampu dalam mengubah soal cerita tersebut kedalam kalimat matematika.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini dapat dibuktikan dengan rendahnya hasil belajar siswa, baik dilihat dari nilai hasil tes formatif  maupun tes sumatif, rata-rata nilai sumatif kelas VII SMP 1 Jati Kudus tahun 2005/2006 semester I menunjukkan nilai rata-rata hanya mencapai 47,0 dan semester II nilai rata-ratanya sedikit meningkat 53,0. Rata-rata yang diperoleh lebih rendah jika dibanding rata-rata nilai mata pelajaran lain sedangkan untuk nilai dalam penyelesaian soal-soal cerita persamaan linier satu variabel juga rendah hanya mencapai nilai rata-rata 52,0 dan siswa yang tuntas belajar 50%. Sedangkan persentase keaktifan siswa hanya mencapai 30%. Oleh karena itu selanjutnya diharapkan bahwa dengan pengalaman guru melalui implementasi  model  pembelajaran <em>Cooperative  Learning </em>Tipe  Jigsaw  II  hasil belajar dan keaktifan siswa dapat ditingkatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan uraian di atas mendorong penulis untuk mengadakan penelitian tentang bagaimanakah cara meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita persamaan linier satu variabel melalui implementasi model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Jigsaw II bagi siswa kelas VII F SMP 1 Jati Kabupaten Kudus tahun pembelajaran 2006/2007.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>B.  Rumusan Masalah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut .</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Apakah dengan implementasi model pembelajaran <em>Cooperative Learning </em>Tipe Jigsaw II ini hasil belajar siswa kelas VII F SMP 1 Jati Kudus tahun pembelajaran 2006/2007 dalam menyelesaikan soal-soal cerita persamaan linier satu variabel dapat ditingkatkan?</li>
<li style="text-align: justify;">Apakah dengan implementasi model pembelajaran <em>Cooperative Learning </em>Tipe Jigsaw II ini keaktifan siswa kelas VII F SMP 1 Jati Kudus tahun pembelajaran 2006/2007 dalam menyelesaikan soal-soal cerita persamaan linier satu variabel dapat ditingkatkan?</li>
</ol>
<h4>Keyword yang masuk untuk tulisan ini:</h4><ul><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm" title="makalah tentang bercerita dalam pembelajaran di sd">makalah tentang bercerita dalam pembelajaran di sd</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm" title="cara meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajarn">cara meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajarn</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm" title="contoh proposal cooperative learning tipe jigsaw">contoh proposal cooperative learning tipe jigsaw</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm" title="makalah tentang belajar peserta didik">makalah tentang belajar peserta didik</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm" title="pengertian hasil belajar">pengertian hasil belajar</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm" title="POLA BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA">POLA BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm" title="upaya meningkatkan hasil belajar di sd">upaya meningkatkan hasil belajar di sd</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm" title="Upaya Peningkatan Hasil Belajar">Upaya Peningkatan Hasil Belajar</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.56 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-peserta-didik-kelas-vii-f-smp-i-jati-kudus-dalam-menyelesaikan-soal-soal-cerita-persamaan-linier-satu-variabel-melalui-implementasi-model-pembelajaran-cooperative-lear.pdf.doc.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BANGUN RUANG MELALUI PEMANFAATAN ALAT PERAGA BAGI SISWA KELAS V SDN PROGOWATI I KECAMATAN	MUNGKID KABUPATEN MAGELANG TAHUN PELAJARAN 2004/2005</title>
		<link>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm</link>
		<comments>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 09:40:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Skripsi MIPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bankskripsi.com/?p=1042</guid>
		<description><![CDATA[BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Masalah
Perhatian Pemerintah Republik Indonesia terhadap dunia pendidikan di negeri ini begitu besar. Anggaran pendidikan yang dialokasikan tiap tahunnya selalu besar. Pembangunan unit gedung sekolah baru, pengangkatan guru baru, pelatihan guru, pemberian bantuan sarana dan prasarana. Tidak lain segala usaha ini dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan penyelenggaraannya, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>B</strong><strong>A</strong><strong>B I</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>P</strong><strong>E</strong><strong>NDA</strong><strong>HULUAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>A</strong><strong>.  Latar Belakang Masalah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perhatian Pemerintah Republik Indonesia terhadap dunia pendidikan di negeri ini begitu besar. Anggaran pendidikan yang dialokasikan tiap tahunnya selalu besar. Pembangunan unit gedung sekolah baru, pengangkatan guru baru, pelatihan guru, pemberian bantuan sarana dan prasarana. Tidak lain segala usaha ini dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan penyelenggaraannya, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.</p>
<p style="text-align: justify;">Usaha pemerintah tersebut perlu didukung oleh guru-guru di sekolah. Salah satunya usahanya adalah mengoptimalkan pengajaran dengan penggunaan alat peraga/media pengajaran. Alat peraga/media merupakan satu komponen pengajaran yang mendukung keberhasilan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat berlangsung lebih efektif dan optimal jika semua komponen saling mendukung.</p>
<p style="text-align: justify;">Kurikulum yang saat ini berlaku adalah kurikulum 2004. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang memberikan wewenang lebih bagi sekolah dan guru untuk mengelola pengajaran yang berlangsung di sekolah tyersebut. Juga dengan dimunculkannya Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS) diharapkan mutu pendidikan di sekolah tersebut benar-benar menjadi lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak cara yang dapat dilakukan guru dalam upaya meningkatkan mutu pengajaran di sekolah sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai dengan baik. Salah satu diantaranya adalah mengajar dengan menggunakan alat peraga/media. Mengingat manfaat alat  peraga/media ini begitu penting maka perlu  menjadi pemikiran bagi setiap guru di sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain merencanakan mengusahakan adanya alat peraga dan memahami penggunaannya, seorang  guru  harus  dapat mengembangkan    kreasi    dan keterampilannya untuk membuat sendiri alat bantu pengajaran yang dibutuhkan tersebut, disesuaikan dengan kondisi sekolah dan lingkungan anak didik. Agar pengajaran matematika berhasil baik maka guru juga harus merancang proses belajar mengajar yang melibatkan siswa secara aktif, kreatif dan terampil.</p>
<p style="text-align: justify;">Fungsi alat peraga/media dalam kegiatan pengajaran matematika tidak hanya sekedar sebagai alat bantu bagi guru dalam proses kegaitan belajar mengajar, tetapi juga sebagai pembawa informasi atau pesan pengajaran yang dibutuhkan. Alat peraga kubus, limas dan kerucut adalah bagian alat peraga hasil dari kreasi penulis yang diharapkan dapat menjadi media dalam menyampaikan informasi pengajaran pada pokok bahasan bangun ruang khususnya kubus, limas dan kerucut diharapkan juga dapat memberi motivasi belajar siswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Alat peraga  yang digunakan dapat dibuat oloeh guru sendiri maupun siswa-siswa  dalam  kelompok  maupun  individual  dan  di  dalam  pembuatan maupun penggunaannya harus sesuai dengan materi yang diajarkan. Sehingga kegiatan belajar mengajarnya dapat efektif dan mencapai sasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan pengalaman mengajar bahwa kemampuan siswa dalam menjelaskan volum kubus, limas dan kerucut masih rendah, karena nilai rata-rata kelas  pada  tes  formatif  maupun  sumatif  5  tahun  terakhir  ini  kurang  dari  6. Padahal bentuk-bentuk materi volum sering dijumpai dalam materi-materi penerapan pada jenjang kelas yang lebih tinggi atau pada mata pelajaran yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan uraian di atas dapat peneliti kemukakan latar belakang masalah yang berkaitan dengan penelitian ini sebagai berikut :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Bahwa penelitian ini berkaitan langsung dengan mata pelajaran matematika, sesuai dengan tugas peneliti yang saat ini mengajar matematika di kelas V SDN Progowati I, Mungkid, Magelang.</li>
<li style="text-align: justify;">Kegiatan penelitian semacam ini belum pernah dilaksanakan di sekolah tersebut.</li>
<li style="text-align: justify;">Peneliti ingin meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan materi volum bangun ruang kubus, limas, kerucut yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar matematika bagi siswa kelas V SDN Progowati I, Mungkid, Magelang.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>B</strong><strong>.  Permasalahan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Permasalahan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah apakah alat peraga bangun ruang kubus, limas dan kerucut dapat meningkatkan hasil belajar pada operasi hitung volume kubus, limas dan kerucut bagi siswa SDN Progowati I</p>
<h4>Keyword yang masuk untuk tulisan ini:</h4><ul><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="Proposal ptk volume bangun ruang kelas 5">Proposal ptk volume bangun ruang kelas 5</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="panggunaan alat peraga untuk meningkatkan prestasi belajar matematika">panggunaan alat peraga untuk meningkatkan prestasi belajar matematika</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="peningkatan motivasi belajar siswa dengan adanya alat peraga">peningkatan motivasi belajar siswa dengan adanya alat peraga</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="permasalahan dalam mpmbs">permasalahan dalam mpmbs</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="contoh bangun ruang">contoh bangun ruang</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="skripsi pendidikan matematika volume bangun ruang">skripsi pendidikan matematika volume bangun ruang</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="skripsi ptk media bangun ruang">skripsi ptk media bangun ruang</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="tiptopku">tiptopku</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="upaya meningkatkan aktifitas belajar matematika siswa melalui media pembelajaran">upaya meningkatkan aktifitas belajar matematika siswa melalui media pembelajaran</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm" title="motivasi saat mengajar matematika bangun ruang di sd">motivasi saat mengajar matematika bangun ruang di sd</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.936 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bankskripsi.com/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-bangun-ruang-melalui-pemanfaatan-alat-peraga-bagi-siswa-kelas-v-sdn-progowati-i-kecamatanmungkid-kabupaten-magelang-tahun-pelajaran-20042005.pdf.doc.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SURVEI KONDISI FISIK DAN KETERAMPILAN GERAK DASAR SEPAK BOLA BAGI ANAK USIA REMAJA PADA KLUB SEPAK BOLA PERSERA DI KECAMATAN RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG</title>
		<link>http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm</link>
		<comments>http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 09:37:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Skripsi Ilmu Keolahragaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bankskripsi.com/?p=1040</guid>
		<description><![CDATA[BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Hakekat olahraga merupakan kegiatan fisik yang mengandung sifat permainan dan berisi perjuangan melawan diri sendiri atau dengan orang lain atau konfrontasi dengan unsur-unsur alam. Kegiatan olahraga meliputi gaya pertandingan, maka kegiatan itu harus dilaksanakan dengan semangat atau jiwa sportif. Pada olahraga kelompok mendorong manusia saling bertanding dalam suasana kegembiraan dan kejujuran. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>BAB I</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1.1 Latar Belakang Masalah</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hakekat olahraga merupakan kegiatan fisik yang mengandung sifat permainan dan berisi perjuangan melawan diri sendiri atau dengan orang lain atau konfrontasi dengan unsur-unsur alam. Kegiatan olahraga meliputi gaya pertandingan, maka kegiatan itu harus dilaksanakan dengan semangat atau jiwa sportif. Pada olahraga kelompok mendorong manusia saling bertanding dalam suasana kegembiraan dan kejujuran. Olahraga memberi kemungkinan pada tercapainya rasa saling mengerti dan menimbulkan solidaritas serta tidak mementingkan diri sendiri. Olahraga juga dapat dijadikan alat pemersatu.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu olahraga juga dapat membuat tubuh seseorang menjadi sehat jasmani dan rohani yang akhirnya akan membentuk manusia yang berkualitas. Mengingat pentingnya peranan olahraga dalam kehidupan manusia, juga dalam usaha ikut serta memajukan manusia Indonesia berkualitas, maka pemerintah Indonesia mengadakan pembinaan dan pengembangan di bidang olahraga, seperti mengadakan pertandingan-pertandingan olahraga yang biasanya diikuti oleh para olahragawan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memperoleh tingkat kesehatan dan kebugaran yang baik, maka dapat diperoleh dengan olahraga yang dimulai sejak dini melalui pendidikan formal maupun non formal. Cabang olahraga sepak bola merupakan olahraga yang memasyarakat yang digemari banyak kalangan, dari kalangan anak kecil sampai kalangan orang tua dan dimainkan dari pelosok desa sampai ke kota.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam upaya membina prestasi yang baik maka pembinaan harus dimulai dari pembinaan usia muda dan atlet muda berbakat sangat menentukan menuju tercapainya mutu prestasi optimal dalam cabang olahraga sepak bola. Bibit atlet yang unggul perlu pengolahan dan proses kepelatihan secara ilmiah, barulah muncul prestasi atlet semaksimal mungkin pada umur-umur tertentu. Atlet berbakat yang umurnya muda dapat ditemukan di sekolah-sekolah, klub, organisasi pemuda dan kampung-kampung. Bermacam-macam tujuan masyarakat dalam melakukan kegiatan olahraga khususnya sepak  bola  antara  lain:  a)  olahraga  untuk  pencapaian  prestasi,  b)  olahraga  untuk kesehatan, c) olahraga untuk kebugaran, dan d) olahraga untuk rekreasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  pembelajaran  sepak  bola,  kita  mengenal  aspek-aspek       yang  perlu dikembangkan yaitu:</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Pembinaan teknik (keterampilan)</li>
<li style="text-align: justify;">Pembinaan fisik (kesegaran jasmani)</li>
<li style="text-align: justify;">Pembinaan taktik</li>
<li style="text-align: justify;">Kematangan juara  (Soekatamsi, 1988:11).</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dalam peningkatan kecakapan permainan sepak bola, keterampilan dasar erat sekali hubungannya dengan kemampuan koordinasi gerak fisik, taktik dan mental. Keterampilan dasar harus betul-betul dikuasai dan dipelajari lebih awal untuk mengembangkan mutu permainan yang merupakan salah satu faktor yang menentukan menang atau kalahnya suatu kesebelasan dalam suatu pertandingan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk meningkatkan prestasi sepak bola, banyak faktor yang harus diperhatikan seperti sarana prasarana, pelatih yang berkualitas, pemain berbakat dan kompetisi yang teratur serta harus didukung oleh ilmu dan teknologi yang memadahi.</p>
<p style="text-align: justify;">Faktor  yang  penting  dalam pencapaian  prestasi  sepak  bola  adalah  fisik  dan penguasaan keterampilan dasar yang dimiliki oleh pemain itu sendiri, sehingga pandai bermain sepak bola.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengertian pandai bermain sepak bola adalah memahami, memiliki pengetahuan dan keterampilan melaksanakan dasar-dasar bermain sepak bola, untuk meningkatkan dan mencapai prestasi yang setinggi-tingginya, (Soekatamsi, 1984 : 1).</p>
<p style="text-align: justify;">Faktor-faktor  yang  mempengaruhi  pencapaian  sepak  bola  diantaranya  ialah faktor fisik dan keterampilan gerak dasar permainan sepak bola para pemainnya. Oleh karena itu, seorang pemain yang tidak memiliki fisik dan keterampilan gerak dasar bermain sepak bola yang  baik tidak mungkin akan menjadi pemain yang baik dan sulit untuk mencapai prestasi maksimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan melakukan latihan fisik dan keterampilan gerak dasar yang teratur dan sebaiknya dimulai sejak usia dini. Untuk meningkatkan kondisi fisik biasanya pelatih memberikan latihan yang didalamnya mengandung beberapa aspek yang berhubungan dengan  kondisi  fisik  yang  terdiri  dari  latihan  kekuatan,  kelentukan,  kecepatan, kelincahan dan daya tahan. Sedangkan untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar, biasanya akan dilakukan <em>drill </em>mengenai cara menendang (<em>kicking</em>), mengumpan (<em>passing</em>), mengontrol/menghentikan bola (<em>controling</em>), menggiring bola (<em>dribbling</em>), menyundul bola (<em>heading</em>) dan lainnya. Aspek latihan tersebut bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan kondisi tiap pemain, karena tanpa fisik dan keterampilan gerak dasar bermain sepak bola yang baik maka seorang pemain tidak akan dapat mengembangkan  permainannya.  Biasanya  seorang  pelatih  akan  memberikan  latihan pada  para  pemainnya  dan  setelah  itu  ia  akan  memberikan  evaluasi  mengenai  hasil latihan yang diberikan berhasil atau tidak didalam meningkatkan kondisi fisik serta keterampilan dasar para pemainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi fisik dan kesegaran jasmani sangat dipengaruhi oleh faktor usia. Pada anak-anak dan remaja kemampuan fisik akan meningkat sampai tercapai maksimal sekitar tahun umur 20-30 tahun, kemudian dengan bertambahnya umur akan terjadi penurunan yang berangsur-angsur (Dangsina Moeloek, 1984 : 31).</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk dapat pandai bermain sepak bola, faktor fisik dan penguasaan keterampilan gerak dasar merupakan suatu keharusan. Agar fisik dan keterampilan gerak dasar dikuasai perlu latihan yang sungguh-sungguh dan direncanakan dengan baik, (Remmy Muctar, 1992 : 54). Fisik dan keterampilan gerak dasar merupakan beberapa faktor dalam kemampuan dasar bagi sesorang agar bisa bermain sepak bola.</p>
<p style="text-align: justify;">Disaat prestasi sepak bola suram seperti ini, upaya pembinaan   pada usia dini atau muda sangat diperlukan. PERSERA Randudongkal adalah salah satu klub yang berada didaerah Kabupaten Pemalang selatan yang berdiri pada tahun 1979 dan keberadaannya sudah diakui oleh KONI daerah Kabupaten Pemalang. Perjalanan klub PERSERA itu sendiri telah mencapai beberapa generasi dan sudah mencapai beberapa prestasi dalam regional lokal. Prestasi tersebut diantaranya adalah juara 2 Bhayangkara Cup  Kabupaten  Pemalang yang  diraih  pada  tahun  1989,  juara  3  Kapolres  Cup Kabupaten Pemalang  pada tahun 1992, juara 3 Bupati Cup Kabupaten Pemalang pada tahun 1992, Juara 1 Ansor Cup Kabupaten Pemalang yang diraih pada tahun 1996, Juara 1 Turnamen Usia 17 Tahun Kabupaten Pemalang pada tahun 1997 dan juara 2 Turnamen Usia 17 Tahun Kabupaten Tegal yang diraih pada tahun 1997. Banyak angkatan-angkatan terdahulu yang masih aktif dalam klub tersebut, baik menjabat sebagai ketua umum maupun sebagai manager tim. Untuk melakukan pembinaan klub tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang khususnya Kecamatan Randudongkal mengadakan kompetisi pada setiap tahunnya, dari “Randudongkal Open Cup” sampai yang terakhir dilaksanakan pada tahun 2006 yaitu Turnamen Sepak bola “Soetrisno Bachir Cup”. Dengan diadakannya kompetisi ini Pemerintah Daerah dapat mencari bibit muda  yang  berbakat.  Klub  PERSERA  Randudongkal  mempunyai  cukup  banyak anggota yang terbagi dalam dua kelompok usia, yaitu kelompok yunior usia 14-18 tahun yang berjumlah 27 pemain dan kelompok senior usia 19 tahun ke atas yang berjumlah</p>
<p style="text-align: justify;">31 pemain. Dan klub PERSERA itu sendiri mencoba membina pemain-pemain muda berbakat yang memiliki kualitas. Ini merupakan langkah yang sangat positif, yang perlu mendapatkan perhatian serius demi kemajuan dan peningkatan persepakbolaan dimasa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan sekolah sepak bola di Kabupaten Pemalang khususnya di Jawa Tengah pada umumnya akhir-akhir ini cukup menggembirakan. Banyak klub-klub yang membuka pembinaan terhadap anak-anak usia dini yang berminat ingin mengembangkan bakatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bermunculannya sekolah-sekolah sepak bola ini sangat menguntungkan bagi perkembangan persepakbolaan di Indonesia. Diharapkan dengan banyaknya sekolah sepak bola akan bermunculan pemain-pemain muda berbakat yang memiliki kualitas dan kemampuan teknik bermain yang baik, karena dengan memiliki pemain yang berkualitas ini akan terbentuk suatu tim/kesebelasan yang dapat bersaing  dengan tim- tim kuat dari daerah lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain klub-klub atau sekolah-sekolah sepak bola masih banyak mengalami kendala terutama pendanaan dan sarana prasarana, sehingga jalannya pembinaan terhadap anak-anak usia dini sering kali berhenti, hal ini sangat disayangkan. Akibatnya klub-klub atau sekolah sepak bola  yang ada kurang  berjalan dengan baik, bahkan ada sebagian yang menghentikan kegiatannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan pengamatan baik dalam kompetisi maupun non kompetisi Klub PERSERA Randudongkal dari segi taktik yang terdiri dari cara bertahan, menyerang dan cara mengkoordinir antar teman di dalam permainan sudah cukup baik. Hal itu bisa dilihat di dalam setiap pertandingan-pertandingan yang telah dilakukan oleh anak-anak Klub PERSERA Randudongkal. Dengan kondisi fisik yang baik seorang pemain dalam suatu pertandingan dapat menerapkan teknik, taktik, strategi dan cara bermain sepak bola yang baik dan mampu bermain selama 2 x 45 menit. Didalam sepak bola adanya keterkaitan antara satu komponen dengan komponen yang lain sangatlah penting artinya bahwa untuk dapat bermain sepak bola dengan baik, seseorang harus dapat menguasai faktor fisik dan keterampilan dasar bermain sepak bola dan inilah yang kurang dimiliki oleh  para  pemain  Klub  PERSERA  Randudongkal.  Berdasarkan  pengamatan  dalam setiap pertandingan para pemain Klub PERSERA Randudongkal bermain cukup bagus di menit-menit awal baik dari segi teknik dan taktik yang dimiliki para pemain. Tetapi itu semua tidak didukung oleh kondisi fisik para pemainnya sehingga di menit-menit terakhir kondisi fisik para pemain banyak yang menurun dan keadaan seperti inilah yang biasanya dimanfaatkan oleh pemain lawan untuk mencetak gol.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan uraian pengamatan di atas, latihan kondisi fisik dan keterampilan gerak  dasar  secara  khusus  sangat  diperlukan  bagi  Klub  PERSERA  Randudongkal. Sebab latihan-latihan mengenai kondisi fisik dan teknik yang sudah dilakukan di Klub PERSERA Randudongkal saat ini sangat kurang. Hal inilah yang kurang menjadi perhatian di Klub PERSERA Randudongkal karena setiap kelompok umur hanya dipegang oleh satu pelatih, dimana pelatih itu selain melatih fisik juga melatih teknik dan taktik permainan sepak bola. Dengan demikian secara tidak langsung terjadi kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Harapan yang diinginkan adalah tercapainya kondisi fisik dan teknik yang baik. Tetapi kenyataannya yang ada di lapangan, untuk mencapai kondisi fisik dan teknik yang baik tidak disertai dengan penanganan yang baik karena tidak adanya pelatih khusus. Hal inilah yang menyebabkan pencapaian terhadap prestasi di dalam pertandingan sepak bola sulit tercapai sehingga mulai saat ini kondisi fisik dan teknik para pemain mulai dibenahi dan ditingkatkan melalui latihan fisik yang terprogram. Selain fisik dan teknik, taktik dan mental juga merupakan faktor yang mendukung pretasi dalam sepak bola, akan tetapi kondisi fisik dan teknik merupakan  faktor  yang  lebih  dominan  dalam  menentukan  kemampuan  seeorang bermain sepak bola.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas dasar uraian di atas, peneliti tertarik mengadakan penelitian dengan judul : <strong>“Survei Kondisi Fisik dan Keterampilan Gerak Dasar Sepak Bola Bagi Anak Usia Remaja Pada Klub Sepak Bola PERSERA di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang”.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Adapun alasan peneliti memilih judul penelitian di atas, adalah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Klub PERSERA Randudongkal dalam melakukan beberapa pertandingan terakhir prestasi dan kualitas permainannya mulai menurun.</li>
<li style="text-align: justify;">Penurunan prestasi ini disebabkan karena kondisi fisik pemain yang mengalami penurunan kualitas sehingga mempengaruhi hasil permainan.</li>
<li style="text-align: justify;">Kondisi  fisik  yang  menurun  disebabkan  karena  kurangnya  latihan  fisik  yang terprogram dan tidak adanya pelatih fisik yang menangani secara khusus.</li>
<li style="text-align: justify;">Untuk mengetahui seberapa jauh kondisi fisik dan keterampilan gerak dasar para pemain Klub PERSERA Randudongkal.</li>
<li style="text-align: justify;">Klub   PERSERA Randudongkal pelaksanaan  latihannya pada desa peneliti berdomisili sehingga tidak banyak memerlukan transportasi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>1.2   Permasalahan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Masalah penelitian adalah sebuah pernyataan yang merupakan perasaan atau simpulan dari uraian tentang situasi problematik (Ihalauw, 2003). Menurut Copper dan Emory (1995) masalah penelitian adalah satu atau dua kalimat yang tidak dapat dijawab dengan “ya” atau “tidak” dan merupakan sebuah masalah yang luas, akan diukur, digali dan diuji secara mendalam melalui hipotesis-hipotesis yang dikembangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam penelitian ini permasalahan yang muncul adalah: <strong>“Bagaimanakah kondisi fisik dan keterampilan gerak dasar bermain sepak bola anak-anak remaja Klub PERSERA di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang?”</strong></p>
<h4>Keyword yang masuk untuk tulisan ini:</h4><ul><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="latihan fisik sepak bola">latihan fisik sepak bola</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="latiha fisik bermain sepak bola">latiha fisik bermain sepak bola</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="makalah kondisi fisik">makalah kondisi fisik</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="pengertian kondisi fisik">pengertian kondisi fisik</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="pengertian keterampilan dasar dalam olahraga">pengertian keterampilan dasar dalam olahraga</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="pengertian gerak fisik">pengertian gerak fisik</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="pembinaan kondisi fisik dalam sepak bola">pembinaan kondisi fisik dalam sepak bola</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="pembinaan fisik orang tua">pembinaan fisik orang tua</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="WWW KEMAMPUAN DASAR YG HARUS DIMILIKI SEORANG PELATIH OLAHRAGA COM">WWW KEMAMPUAN DASAR YG HARUS DIMILIKI SEORANG PELATIH OLAHRAGA COM</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm" title="pembinaan fisik">pembinaan fisik</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.698 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bankskripsi.com/survei-kondisi-fisik-dan-keterampilan-gerak-dasar-sepak-bola-bagi-anak-usia-remaja-pada-klub-sepak-bola-persera-di-kecamatan-randudongkal-kabupaten-pemalang.pdf.doc.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SUMBER IDE BUNGA KECUBUNG TERWUJUD DALAM BUSANA PANGGUNG BERNUANSA NATURAL DENGAN TEKNIK AIR BRUSH</title>
		<link>http://bankskripsi.com/sumber-ide-bunga-kecubung-terwujud-dalam-busana-panggung-bernuansa-natural-dengan-teknik-air-brush.pdf.doc.htm</link>
		<comments>http://bankskripsi.com/sumber-ide-bunga-kecubung-terwujud-dalam-busana-panggung-bernuansa-natural-dengan-teknik-air-brush.pdf.doc.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 09:33:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Skripsi Teknologi Jasa dan Produksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bankskripsi.com/?p=1038</guid>
		<description><![CDATA[BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Bunga kecubung adalah bunga yang berbentuk corong dan terpancang pada dasar bunganya. Corong mempunyai 5 benang sari. Daun kelopaknya mempunyai bentuk seperti selendang dan sangat menonjol. Mahkota bunganya sangat panjang. Daun bunga ini berbentuk bundar telur agak memanjang seperti mata tombak. Bunga ini memiliki keunikan dan keindahan yang dapat dilihat dari bentuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>BAB I</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>A</strong><strong>.  Latar Belakang</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bunga kecubung adalah bunga yang berbentuk corong dan terpancang pada dasar bunganya. Corong mempunyai 5 benang sari. Daun kelopaknya mempunyai bentuk seperti selendang dan sangat menonjol. Mahkota bunganya sangat panjang. Daun bunga ini berbentuk bundar telur agak memanjang seperti mata tombak. Bunga ini memiliki keunikan dan keindahan yang dapat dilihat dari bentuk dan warnanya sehingga dapat diambil sebagai sumber ide atau gagasan untuk menciptakan desain busana.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbusana merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain pangan (makan) dan papan (tempat tinggal). Fungsi busana sangat penting sekali bagi manusia selain untuk melindungi tubuh/kebutuhan kesehatan juga untuk memenuhi kebutuhan etika atau sopan santun dan nilai estetika atau keindahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dewasa ini perkembangan dunia kesenian sangat berkembang pesat terutama perkembangan dunia panggung, dari seorang penyanyi , bintang film, ataupun lakon drama. Suksesnya dunia panggung menjadi inspirasi untuk menciptakan busana panggung yang mempunyai nilai artistik/seni. Busana ini juga harus mampu memperjelas karakter yang diperankan. Bahkan menjadi daya tarik dari pementasan itu sendiri. Pementasan ini bertujuan untuk menghibur penonton untuk menampilkan aktris/aktor yang diperlukan rias dan kostum, panggung/pentas serta ilustrasi (teknik suara dan sound effec).</p>
<p style="text-align: justify;">Keindahan bunga kecubung  dan semarak dunia panggung melatarbelakangi pembuatan busana panggung ini yang dibuat dengan teknik pewarnaan <em>air brush</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Air brush </em>adalah teknik pewarnaan dengan menggunakan media udara sebagai kuas. <em>Air brush </em>baru berkembang pada akhir abad ke 19 tepatnya tahun 1879. Dewasa ini <em>air brush </em>banyak digunakan dalam dunia otomotif dan fotografi. Dalam pewarnaan  dengan  teknik  <em>air  brush </em>ini  menggunakan  zat  warna  yang mempunyai komposisi air lebih banyak. Kali ini penulis ingin melakukan percobaan pewarnaan dengan teknik <em>air brush </em>menggunakan zat warna <em>procion</em>. Zat warna <em>procion </em>termasuk golongan zat reaktif yaitu suatu golongan zat baru yang mengadakan gabungan dengan bahan yang diwarnai secara <em>direct chemical linkage </em>atau efek langsung kimia yang biasanya dipakai untuk proses pencelupan. Pemakaian zat warna ini karena zat warna yang telah siap pakai menggunakan pencampuran dengan air yang lebih banyak. Penulis mencoba menerapkan teknik <em>air brush </em>dan zat warna <em>procion </em>dalam pembuatan busana panggung pada bahan mori primisima. Mori   adalah kain putih yang dijadikan batik yang berasal dari serat alam baik kapas maupun sutra. Mori primisima merupakan golongan yang paling halus dari kain mori serat kapas.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>B Tujuan dan Manfaat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan  pembuatan  busana  panggung  dengan  sumber  ide  bunga  kecubung bernuansa natural dengan teknik <em>air brush </em>adalah</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Mengetahui proses pewarnaan dengan teknik <em>air brush.</em></li>
<li style="text-align: justify;">Mengetahui  proses  pewarnaan  kain  mori  primisima  dengan  zat  warna<em> procion.</em></li>
<li style="text-align: justify;">Menghasilkan sebuah busana yang menarik dan indah dengan sumber ide bunga kecubung.</li>
<li style="text-align: justify;">Menganalisa  pembuatan  busana  panggung  dengan  sumber  ide  bunga kecubung dengan teknik <em>air brush </em>yang menggunakan zat warna <em>procion</em>.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Adapun manfaatnya adalah:</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Membentuk pola pikir yang kreatif dalam memaksimalkan daya bahan pewarnan dengan teknik celup dicoba dengan teknik lain dan kain mori sebagai  media menjadi  sebuah  karya  yang  bernilai  estetika  tinggi, menarik serta memiliki daya jual tinggi.</li>
<li style="text-align: justify;">Memberi tambahan informasi kepada masyarakat akan teknik pewarnaan lain dari zat warna <em>procion </em>yang biasanya untuk proses pencelupan.</li>
<li style="text-align: justify;">Memberi wawasan dan referensi yang secara tidak langsung mendorong pembaca untuk lebih kreatif  dalam  memproduksi  busana yang mempunyai nilai jual tinggi.</li>
</ol>
<h4>Keyword yang masuk untuk tulisan ini:</h4><ul><li><a href="http://bankskripsi.com/sumber-ide-bunga-kecubung-terwujud-dalam-busana-panggung-bernuansa-natural-dengan-teknik-air-brush.pdf.doc.htm" title="Bunga kecubung">Bunga kecubung</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumber-ide-bunga-kecubung-terwujud-dalam-busana-panggung-bernuansa-natural-dengan-teknik-air-brush.pdf.doc.htm" title="makalah rias panggung">makalah rias panggung</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumber-ide-bunga-kecubung-terwujud-dalam-busana-panggung-bernuansa-natural-dengan-teknik-air-brush.pdf.doc.htm" title="zat dalam kecubung">zat dalam kecubung</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumber-ide-bunga-kecubung-terwujud-dalam-busana-panggung-bernuansa-natural-dengan-teknik-air-brush.pdf.doc.htm" title="zat warna bunga euphorbia">zat warna bunga euphorbia</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.04 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bankskripsi.com/sumber-ide-bunga-kecubung-terwujud-dalam-busana-panggung-bernuansa-natural-dengan-teknik-air-brush.pdf.doc.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI, OTOT LENGAN DAN KAPASITAS VITAL PARU TERHADAP KECEPATAN RENANG 20 METER GAYA PUNGGUNG PADA MAHASISWA PUTRA ANGKATAN TAHUN 2003 PKLO FIK UNNES TAHUN 2005</title>
		<link>http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm</link>
		<comments>http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 09:29:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Skripsi Ilmu Keolahragaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bankskripsi.com/?p=1035</guid>
		<description><![CDATA[BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Alasan Pemilihan Judul
Perguruan tinggi bagian dari sistem pendidikan nasional, yang memiliki ciri dan kepribadian tersendiri. Universitas Negeri Semarang (UNNES ) dalam kehidupan kampus yang didasarkan atas visi dan misi yang berintikan kegiatan akademik, yang perlu dan harus dihayati oleh segenap sivitas akademika dan warga kampus yang lain ( A.T. Soegito dan Mungin.E.W, 2004 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>BA</strong><strong>B I</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>P</strong><strong>E</strong><strong>N</strong><strong>DA</strong><strong>HULUAN</strong></p>
<p><strong>1.1  Alasan Pemilihan Judul</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Perguruan tinggi bagian dari sistem pendidikan nasional, yang memiliki ciri dan kepribadian tersendiri. Universitas Negeri Semarang (UNNES ) dalam kehidupan kampus yang didasarkan atas visi dan misi yang berintikan kegiatan akademik, yang perlu dan harus dihayati oleh segenap sivitas akademika dan warga kampus yang lain ( A.T. Soegito dan Mungin.E.W, 2004 : I ). Universitas Negeri Semarang (UNNES) adalah perguruan tinggi negeri yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional, bertugas melaksanakan pendidikan akademik dan pendidikan vokasi / profesi dalam sejumlah disiplin ilmu,teknologi dan atau seni tertentu ( A.T. Soegito dan Mungin.E.W, 2004 : 2 ), UNNES sebagai perguruan tinggi negeri mempunyai program studi yang terdiri atas: Fakultas Ilmu Pendidikan ( FIP ), Fakultas Bahasa dan Seni ( FBS ), Fakultas Ilmu Sosial ( FIS ), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan alam ( FMIPA ), Fakultas Tehnik ( FT ),Fakultas Ilmu Keolahragaan ( FIK ) dan Program Pascasarjana ( PPs ) ( A.T. Soegito dan Mungin E.W, 2004:9-11 ). Salah satu dari program studi tersebut adalah Fakultas Ilmu Keolahragaan atau FIK merupakan fakultas yang mengajarkan ilmu-ilmu Keolahragaan baik yang bersifat praktek maupun teori.</p>
<p style="text-align: justify;">Fakultas Ilmu Keolahragaan memiliki beberapa jurusan antara lain  PJKR,  PKLO, IKOR, IKM, PGPJSD, salah satu jurusan yang ada di FIK adalah Jurusan PKLO atau Pendidikan Kepelatihan Olahraga merupakan jurusan yang mencetak pelatih, disamping sebagai guru. Di jurusan PKLO berbagai mata kuliah  baik yang bersifat teori maupun praktek dari cabang olahraga diajarkan antara lain : sepak bola, tenis, pencak silat, renang, bulutangkis, tenis meja, senam, atletik dan lainnya.</p>
<p>Mata kuliah renang yang diajarkan terdiri dari empat gaya, yang meliputi : a) gaya bebas atau <em>crawl stroke</em>, b) gaya dada atau  <em>breast stroke</em>, c) gaya kupu- kupu atau <em>butterfly stroke </em>dan, d) gaya punggung atau  <em>back stroke</em>. Keempat gaya tersebut masing-masing  mempunyai tingkat kesulitan sendiri-sendiri.  Untuk gaya punggung mempunyai tingkat kesulitan yang paling kecil bila ditinjau dari tehnik pengambilan nafas karena pada gaya ini posisi tubuh menghadap keatas.</p>
<p style="text-align: justify;">Renang gaya punggung adalah suatu gaya renang yang dilaksanakan oleh perenang dengan cara punggung selalu berada dibagian bawah dari sikap badan diair, istilah lain yang diberikan kepadanya adalah renang terlentang (Dumadi, dan Kasiyo.D, 1992 :113).</p>
<p style="text-align: justify;">Perenang  berprestasi  harus memperhatikan  teknik  dan mekanika  renang yang disebutkan secara betul, selain itu juga dipengaruhi oleh mental, kematangan juara dan fisik. Perenang  yang berprestasi  harus ditunjang  oleh kesegaran  fisik antara lain: 1. kekuatan atau <em>strenght, </em>2. kecepatan atau <em>speed, </em>3. daya tahan atau<em> e</em><em>ndurance </em>, 4. daya otot atau <em>muscular power</em>, 5. daya lentur atau <em>flexibility</em>, 6. koordinasi  atau  <em>coordination</em>,  7. kelincahan  atau  <em>agility</em>,  8. keseimbangan  atau <em>balance</em>, 9. ketepatan atau <em>accuracy</em>, 10. reaksi atau <em>reaction</em>. ( M. Sajoto, 1995 : 8</p>
<p style="text-align: justify;">- 10 ). Ada tiga kelompok unsur utama dari kondisi fisik yang dibutuhkan untuk dapat  melakukan  unjuk  kerja  yang  baik,  yaitu:  kekuatan,  daya  tahan,  dan kelentukan ( Counsilman yang dikutip Soejoko H ,1992 :13 ).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  melakukan  gerakan  tungkai  renang  gaya  punggung  adalah  pada posisi mengapung terlentang, mulai ayunan kaki keatas dan kebawah secara bergantian. Masukkan kepala  di air sampai kedua telingga terendam, pertahankan agar pinggul tetap terangkat, jangan sampai pinggul   jatuh hingga   dalam posisi setengah  duduk.  Lemaskan  pergelangan  kaki  sehingga  telapak  kaki    lentur bergerak sesuai tekanan air, tekuklah kaki sewaktu kaki diayun kebawah sekitar</p>
<p style="text-align: justify;">60 derajat dibawah permukaan air dan lurus sewaktu kaki diayun keatas. Ayunkan lutut  lurus  pada  kedalaman  3  inci  dengan  lurus  dibawah  permukaan  air  dan ayunan telapak kaki sekitar 20 inci dari permukaan ( Thomas,1996 : 37 ).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  melakukan  gerakan  rotasi  tangan  dalam  renang  gaya  punggung yang perlu diperhatikan yaitu: 1. Fase masuknya tangan kepermukaan air atau <em>arm entry phase</em>,  2. fase menangkap  atau   <em>catch phase</em>,  3. fase manarik  atau   <em>pull phase, </em>4. fase mendorong atau   <em>push phase</em>, dan 5. fase istirahat atau   <em>recovery phase</em>.  Dalam fase  masuknya  tangan  kepermukaan  air lebih  dahulu  kelingking yang masuk keair. Setelah tangan masuk pada akhir putaran lengan agar dibentuk dengan rotasi tubuh semaksimal mungkin dimana bila lengan  kanan masuk, maka rotasi yang dilakukan dengan mengangkat bahu secara maksimal adalah bahu kiri, begitu  pula  sebaliknya.  Tujuan  rotasi  ini akan  mendorong  lengan  yang  masuk keair mencapai kedalamam maksimal,  selanjutnya  <em>fase recovery </em>dimana lengan dilecutkan keluar dari permukaaan air dengan lebih dahulu ibu jari keluar   dari permukaan air dan berakhir disaat kelingking akan masuk dipermukaan air diatas kepala ( Soejoko H,1992, 83-84 ).</p>
<p style="text-align: justify;">Pada cabang olahraga renang kekuatan otot tungkai berfungsi untuk mendorong maju pada saat berenang. Pada cabang olahraga renang kekuatan otot tungkai berfungsi sebagai stabilisator dan sebagai alat menjadikan kaki tetap <em>streamline, </em>sehingga  tahanan  menjadi  kecil.  Sedangkan  otot  lengan  berfungsi sebagai   pendayung.   Daya   tahan   pada   umumnya,   yaitu   <em>c</em><em>ardiorespyratory endurance </em>adalah  latihan  yang  bertujuan  untuk  meningkatkan  latihan  seluruh tubuh untuk selalu bergerak dalam tempo sedang sampai cepat, yang cukup lama ini dilakukan pada olahraga lari, bersepeda, dan berenang, setiap cabang olahraga memerlukan  tingkat  daya  tahan  tertentu  yang  memenuhi  syarat  untuk  cabang tersebut  menurut   Wilmore   dan  Costill  seperti  yang  dikutip  oleh  M.Sajoto (1995:122)    mengatakan    sekarang   telah   berkembang    pendapat  bahwa <em>cardiorespyratory endurance </em>tinggi dapat meningkatkan kemampuan prestasi dan mengurangi cidera. Keadaan sistem <em>cardiovascular </em>yang baik akan menyuplai kebutuhan biologis tubuh pada waktu istirahat maupun saat kerja keras akan di perlancar.  Kelancaran  tersebut  dimungkinkan  apabila  alat-alat  peredaran  darah yang mengalirkan darah, sebagai media penghantar untuk memberikan zat-zat makanan dan oksigen yang sangat diperlukan jaringan tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan sempurna dan efisien bila mana memperoleh latihan-latihan dengan dosen yang benar dan tepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Bertolak  dari  uraian  diatas  maka  penulis  tertarik  ingin  mengadakan penelitian dengan judul : <strong>“Sumbangan Kekuatan Otot Tungkai, Otot Lengan dan Kapasitas Vital Paru Terhadap kecepatan renang 20 meter gaya punggung pada mahasiswa putra PKLO FIK UNNES angkatan tahun 2003”.</strong></p>
<p>Berdasarkan uraian diatas bahwa alasan pemilihan judul dalam penelitian ini disimpulkan sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: justify;">1.1.1    Sepengetahuan   penulis   belum   ada   judul   dan   penelitian   mengenai sumbangan antara kekuatan otot tungkai,otot lengan dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang gaya punggung 20 meter di FIK UNNES.</p>
<p style="text-align: justify;">1.1.2    Pentingnya meningkatkan kemampuan fisik untuk keberhasilan perenang dalam berprestasi.</p>
<p style="text-align: justify;">1.1.3    Sebagai wujud nyata kepedulian masyarakat ilmiah dalam perkembangan olahraga.   Dengan   diadakan   penelitian   ini   diharapkan   dapat   memberikan kontribusi  yang  berarti  bagi  kemajuan  bidang  olahraga  pada  umumnya  dan cabang olahraga renang khususnya.</p>
<p><strong>1.2   Permasalahan</strong></p>
<p>Suatu   penelitian   tidak  terlepas   dari  permasalahan,   sehingga   perlu kiranya  masalah  tersebut  untuk  di  teliti,  dianalisis  dan  dipecahkan.  Setelah diketahui  dan   dipahami   latar   belakang   masalahnya.   Maka   yang   menjadi permasalah dalam penelitian ini adalah:</p>
<p style="text-align: justify;">1.2.1 Seberapa besar sumbangan kekuatan otot tungkai terhadap kecepatan renang gaya punggung 20 meter pada mahasiswa putra PKLO FIK UNNES angkatan tahun 2003 ?</p>
<p style="text-align: justify;">1.2.2 Seberapa besar sumbangan kekuatan otot lengan terhadap kecepatan renang gaya punggung 20 meter pada mahasiswa putra PKLO FIK UNNES angkatan tahun 2003 ?</p>
<p style="text-align: justify;">1.2.3 Seberapa besar sumbangan kapasitas total paru terhadap kecepatan renang gaya punggung 20 meter pada mahasiswa putra PKLO FIK UNNES angkatan tahun 2003 ?</p>
<p style="text-align: justify;">1.2.4 Seberapa besar sumbangan kekuatan otot tungkai, otot lengan dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang gaya punggung 20 meter pada mahasiswa putra PKLO FIK UNNES angkatan tahun 2003 ?</p>
<h4>Keyword yang masuk untuk tulisan ini:</h4><ul><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="cara melatih kekuatan otot kaki">cara melatih kekuatan otot kaki</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="cara kerja otot punggung">cara kerja otot punggung</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="skripsi paru">skripsi paru</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="skripsi mata kuliah tenis meja">skripsi mata kuliah tenis meja</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="SKRIPSI ATLETIK basket di unnes">SKRIPSI ATLETIK basket di unnes</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="renang terhadap perkembangan tubuh">renang terhadap perkembangan tubuh</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="pengertian otot yang ada di lengan kaki / tungkai">pengertian otot yang ada di lengan kaki / tungkai</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="otot tungkai">otot tungkai</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="otot lengkap makalah">otot lengkap makalah</a></li><li><a href="http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm" title="otot lengan pada saat renang gaya bebas">otot lengan pada saat renang gaya bebas</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.197 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bankskripsi.com/sumbangan-kekuatan-otot-tungkai-otot-lengan-dan-kapasitas-vital-paru-terhadap-kecepatan-renang-20-meter-gaya-punggung-pada-mahasiswa-putra-angkatan-tahun-2003-pklo-fik-unnes-tahun-2005.pdf.doc.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.500 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-02-26 12:40:44 -->
<!-- Compression = gzip -->