Skripsi Ilmu Keolahragaan on 04 Oct 2011 06:19 pm
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN HASIL TEMBAKAN BEBAS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER SMA 1 KENDAL TAHUN PELAJARAN 2004/2005
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Alasan Pemilihan Judul
Hampir di segala bidang ilmu pengetahuan sekarang ini telah berkembang demikian pesat, adanya keterkaitan antara satu bidang pengetahuan dengan bidang lain suatu masalah menjadi lebih kompleks, kerena dijelaskan melalui tinjauan dari berbagai sudut pengetahuan yang terkait dan saling menunjang. SMA I Kendal merupakan salah satu sekolah favorit di Kabupaten Kendal, yang beralamat di Jl. Soekarno-Hatta kotak pos 11 Kendal. Kelas satu ada sembilan (9) kelas, tiap kelas rata-rata terdiri dari 40 .siswa. Kelas dua ada tiga (3) jurusan, IPA, IPS dan Bahasa. Kelas tiga meneruskan jurusan di kelas dua. Dalam SMA 1 Kendal kegiatan intra dan ekstra berjalan dengan baik. Banyak siswa yang mempunyai prestasi di bidang akademik semua itu ditunjang oleh guru- guru yang profesional. Disamping itu fasilitas sekolah juga memadai. Ada laboratorium-laboratorium yang menunjang kegiatan belajar mengajar, lapangan untuk kegiatan olahraga juga tersedia. Banyak lulusan dari SMA ini yang berhasil masuk di perguruan tinggi negeri, baik dari jalur SPMP maupun SPMB.
Kegiatan ekstrakurikuler di SMA 1 Kendal ini juga banyak. Ada kegiatan ektrakurikuler pramuka, olahraga, pecinta alam, kesenian dan masih banyak lagi. Untuk kegiatan olahraga salah satunya adalah bola basket. Ektrakurikuler bola basket banyak peminatnya. Karena suatu kebanggaan tersendiri untuk menjadi tim bola basket SMA 1 Kendal disamping itu bola basket di Kabupaten Kendal berkembang dengan pesat. Banyak kejuaraan bola basket diadakan dan yang menjadi langganan juara adalah tim dari SMA 1 Kendal. Contohnya HEXOS ini merupakan kejuaraan antar SMA. SMA 1 Kendal merupakan juara bertahan HEXOS di Kabupaten Kendal untuk tim putra dan putri. Di tim pra Porda bola basket Kendal putra dan putri sebagian besar dihuni oleh siswa-siswi SMA 1 Kendal, ini disebabkan kualitas pemain sangat bagus.
Bola basket merupakan permainan yang gerakannya kompleks yaitu gabungan dari jalan, lari dan lompat serta unsur kekuatan, kecepatan, ketepatan, kelentukan dan lain-lain. Untuk menjadi seorang pemain basket yang baik, harus menguasai teknik- teknik dasar permainan bola basket, karena semakin baik seorang pemain dalam mendribel, menembak dan mengoper semakin baik kemungkinan untuk sukses, hal ini harus ditunjang pula kondisi fisik yang baik.
Menurut peraturan Perbasi (2004 : 1), bola basket adalah permainan yang dimainkan oleh dua regu, yang masing-masing terdiri dari lima orang pemain, tiap regu berusaha memasukkan bola ke dalam keranjang lawan, mencegah lawan mencetak angka. Pada permainan bola basket untuk mendapatkan gerakan efektif dan efesien perlu di dasarkan pada penguasaan teknik dasar yang baik.
Teknik dasar tersebut dapat dibagi sebagai berikut: teknik melempar dan menangkap, teknik menggiring bola, teknik menembak, teknik gerakan berporos, teknik lay up, teknik rebound (Imam Sodikun, 1992: 48). Sistem peyerangan dan pertahanan dalam permainan bola basket sering kali menyebabkan terjadinya suatu kesalahan (foul). Menurut Imam Sodikun (1992: 86-87), adapun jenis kesalahan yang dapat dikenai sangsi tembakan bebas, antara lain adalah: kesalahan yang dilakukan bersamaan dengan usaha tembakan lapangan, kesalahan teknik (Technical foul), kesalahan yang disengaja (Unsportman Like foul), kesalahan tim (Team foul).
Menurut Ambler (1982 : 9), Keterampilan terpenting dalam bola basket ini adalah keterampilan menembak atau shooting bola ke dalam keranjang. Keterampilan ini merupakan suatu keterampilan yang memberikan kemampuan secara langsung. Selain itu memasukkan bola ke dalam keranjang merupakan inti dari strategi bola basket. Menembak adalah unsur yang menentukan dalam kemenangan dalam pertandingan, sebab kemenangan ditentukan oleh banyaknya bola yang masuk ke keranjang. Setiap regu yang menguasai bola selalu mencari kesempatan untuk dapat menembak. Setiap serangan selalu berusaha dapat berakhir dengan tembakan. Oleh kerena itu unsur menembak ini merupakan teknik dasar yang harus dipelajari dengan baik dan benar serta ditingkatkan keterampilannya dengan latihan.
Tembakan bebas adalah tembakan yang dihadiahkan pada seorang pemain untuk mendapatkan angka, sebagai akibat diganggunya dengan kasar oleh pemain lawan dalam usaha tembakan lapangan. Tembakan bebas dilaksanakan di belakang garis tembakan bebas tanpa rintangan. Seorang penembak tembakan bebas harus :
- Mengambil posisi di belakang garis tembakan bebas dan didalam setengah lingkaran.
- Menggunakan cara apapun untuk melakukan tembakan bebas sehingga bola masuk keranjang dari atas atau menyentuhnya.
- Melepaskan bola dalam lima detik dari waktu bola diberikan kepadanya oleh wasit.
- Tidak menginjak garis tembakan bebas atau masuk daerah bersyarat sampai bola masuk atau menyentuh keranjang.
- Dilarang melakukan tipuan pada tembakan bebas.
Fase utama tembakan bebas dimulai dengan gerakan sesaat akan menembak bola di bawa sedikit ke bawah dengan menekuk kedua lutut kemudian dengan gerakan serentak lutut diluruskan, bola di bawa ke depan atas kepala, tangan kanan membawa bola dan tangan kiri melepas bola kalau diperhatikan sat bola lepas tangan kanan lurus pada siku. Fase terakhir adalah gerakan follow through yaitu lecutan pergelangan tangan tembak. Fase – fase gerakan gerakan dalam gerakan tembakan bebas merupakan suatu kesatuan gerakan yang berirama, karena irama tembakan bebas keluar dari kedua tungkai yang menekukkan lutut, bersamaan dengan badan yang menolakkan tekukkan lengan dan lecutan pergelangan tangan secara berirama. Menurut James Hay (1985: 222) sudut tembakan bebas yang baik adalah antara minimal 46º dan maksimal 73º. Tetapi sudut yang paling baik adalah sekitar 49º dan 55º.
Gambar 1
Sudut tembakan bebas 46º, 49º, 55º dan 73º
Tujuan utama dari tembakan bebas adalah memasukkan bola ke keranjang lawan. Untuk itu dibutuhkan tenaga atau kekuatan untuk menggerakkan bola dari tangan ke keranjang, sebagaimana kita ketahui hampir seluruh pelaksanaan gerakan dalam olahraga bola basket melibatkan seluruh alat-alat gerak, baik alat gerak aktif (otot) maupun alat gerak pasif (tulang). Menembak dalam permainan bola basket merupakan sinkronisasi antara kaki, pinggang, bahu siku tembak, kelenturan pergelangan tangan dan jari-jari tangan. Untuk mendapatkan tembakan yang baik diperlukan impuls tenaga yang sesuai dengan berat bola dan jarak dengan keranjang basket. Tenaga atau kekuatan yang digunakan prosesnya dimulai dari tubuh bagian bawah yaitu kaki. Pada saat otot-otot berkontraksi impuls tenaga mulai ditranfer untuk kerja otot-otot kaki, kemudian saat kedua lutut diluruskan sampai bola terdorong dari tangan sampai ke keranjang, impuls tenaga ditrasfer dari otot-otot kaki ke otot-otot betis, otot paha, otot pinggang, otot badan, otot bahu, otot lengan dan pergelangan tangan yang akhirnya ditransfer ke bola basket (Skripsi Mukorobin. 2003: 15) Penyebab terjadinya tembakan yang terlalu pendek atau tidak sampai ke ring basket karena tidak menggunakan tekukan lutut, tidak ada following-through atau memiliki irama tembakan yang tidak seimbang dan terlalu pelan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diketahui bahwa kekuatan otot tungkai, kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan mempunyai peranan penting dalam keberhasilan suatu tembakan bebas untuk itu penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai hubungan kekuatan otot tungkai, kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan dengan hasil tembakan bebas pada permainan bola basket. Adapun alasan pemilihan judul skripsi ini adalah:
- Tembakan bebas merupakan bagian penting dari permainan bola basket, apabila tembakan berhasil akan mencetak angka.
- Kekuatan otot tungkai berperan penting dalam keberhasilan tembakan bebas dalam permainan bola basket
- Kekuatan otot lengan berperan penting dalam keberhasilan tembakan bebas dalam permainan bola basket
- Kelentukan pergelangan tangan berperan penting dalam keberhasilan tembakan bebas dalam permainan bola basket.
1.2 Permasalahan
Sesuai dengan latar belakang di atas maka dapat di kemukakan rumusan masalah sebagai berikut :
- Apakah ada hubungan antara kekuatan otot tungkai dangan hasil tembakan bebas dalam permainan bola basket ?
- Apakah ada hubungan antara kekuatan otot lengan dengan hasil tembakan bebas dalam permainan bola basket ?
- Apakah ada hubungan antara kelentukan pergelangan tangan dengan hasil tembakan bebas dalam permainan bola basket ?
- Apakah ada hubungan antara kekuatan otot tungkai, kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan dengan hasil tembakan bebas dalam permainan bola basket ?
- Berapakah sumbangan relatif kekuatan otot tungkai, kekuatan otot dan kelentukan pergelangan tangan dengan hasil tembakan bebas dalam permainan bola basket ?
![]() |
|
Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp300ribu Rp200ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk softcopy (Msword) langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.
Cara pesan: Ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509
atau bisa telepon langsung.
Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
